Senin, 25 April 2016

STANDAR ISO 20000

Salah satu Badan Pemerintahan Amerika Serikat, sekedar untuk menunjukkan betapa sertifikasi ISO 20000 di sana telah menjadi salah kebutuhan utama bagi para penyedia layanan TI agar dapat mengikuti tender-tender di Badan-badan milik Pemerintahan Amerika Serikat.
Dalam dokumen RFP tersebut dinyatakan dengan jelas bahwa sertifikasi ISO 20000 menjadi syarat bagi setiap perusahaan yang ingin menjadi peserta tender di Badan Pemerintahan Amerika Serikat tersebut.
Sertifikasi ISO 20000 sebagai persyaratan mengikuti tender saat ini sudah menjadi praktik yang biasa ditemui di beberapa tender yang diselenggarakan oleh Badan milik Pemerintahan Amerika Serikat lainnya termasuk US Dept of Defense.
Di Indonesia sendiri sertifikat ISO 20000 saat ini belum menjadi persyaratan yang umum ditemui dalam tender-tender bagi penyedia layanan TI.Namun bukan tidak mungkin dalam waktu mendatang sertifikat ini menjadi hal yang dipersyaratkan dalam tender-tender, terutama yang diadakan oleh Badan-badan Pemerintahan, sebagaimana yang sekarang marak terjadi di Amerika Serikat.
Standar ISO 20000 adalah sertifikasi manajemen teknologi informasi (TI) yang dikembangkan untuk menggantikan sertifikasi British Standard (BS) 15000 yang ditetapkan oleh British Standards International (BSI). Dikembangkan sebagai proyek bersama oleh International Organization for Standardization (ISO) dan International Electrotechnical Commission (IEC), standar ini juga dikenal sebagai IEC 20000. Serttifikasi ISO 20000 pertama kali dipublikasikan pada tahun 2005.
Standar ini dimaksudkan untuk memungkinkan semua organisasi yang berpondasi pada teknologi informasi mampu menerapkan praktik terbaik yang ditetapkan secara internasional. ISO 20000 juga menyediakan alat bagi perusahaan untuk mengembangkan dan memelihara proses yang menyediakan kebutuhan bisnis inti (teknologi informasi) mereka

Manfaat menggunakan sertifikasi ISO 20000 :
·            Bukti komitmen institusi dalam peningkatan layanan
Impelementasi sistem manajemen layanan TI yang baik dapat meningkatkan kualitas layanan institusi, mengurangi biaya yang ditimbulkan oleh proses TI dan meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko yang sangat mungkin ditimbulkan oleh proses TI serta mendorong peningkatan dan perbaikan layanan TI secara terus-menerus
·        Keperluan Audit
ISO 20000 menekankan pendekatan proses pada pengelolaaan layanan TI. Hal ini memberikan jaminan bahwa data yang dihasilkan oleh proses yang benar adalah content yang valid sehingga mereduksi keraguan auditor atas data yang diaudit.
·        Meningkatnya citra institusi
Sertifikasi ISO 20000 meningkatkan citra perusahaan atas layanan TI yang diberikan. sejajari dengan institusi world class lain dalam hal pengelolaan TI.  dan dapat meningkatkan daya saing institusi di mata para pelanggannya.

Konsekuensi penggunaan ISO 20000 :

 Ø Jumlah biaya yang dikeluarkan untuk sertifikasi
Sertifikasi ISO 20000 tidak murah, perlu biaya yang relatif besar dikeluarkan. Namun, keberhasilnya akan mendatangkan keuntungan yang jauh lebih besar kepada institusi.
 Ø Perlu usaha yang besar pada waktu pertama kali memutuskan melakukan sertifikasi
Usaha-usaha dimaksud adalah pelaksanaan manajemen layanan TI sebagaimana tercantum dalam ISO 20000, komitmen pimpinan untuk sungguh-sungguh menerapkan sistem manajemen layanan TI, merubah budaya kerja pegawai yang belum terbiasa dengan budaya kerja tercatat, terukur, terdokumentasi dan sesuai prosedur, penyesuain struktur organisasi manajemen layanan TI, pemenuhan teknologi (fasilitas, sarana dan prasarana k erja).

Secara formal ISO 20000 terdiri dari bagian-bagian berikut :
 Ø ISO 20000-1:2011, berisi persyaratan sistem manajemen layanan TI yang harus dipenuhi oleh institusi agar layanan yang diberikan memiliki kualitas yang dapat diterima oleh pelanggan.  Diantaranya terdiri desain, transisi, pengiriman dan peningkatan pelayananyang memenuhi persyaratan layanan dan memberikan nilai bagi pelanggan dan penyedia layanan. Persyaratan tersebut wajib dipenuhi oleh institusi agar sesuai dengan standar
 Ø ISO 20000-2:2012, berisi petunjuk dalam penerapan sistem manajemen layanan TI. Bagian ini berisi saran untuk organisasi yang ingin melakukan sertifikasi. Bagian ini tidak terlalu wajib untuk diikuti.
 Ø ISO 20000-3:2009, berisi panduan tentang definisi ruang lingkup dan penerapan dari ISO 20000-1
 Ø ISO 20000-4:2010, berisi proses model referensi 
 Ø  ISO 20000-5:2010, berisi contoh implementasi rencana ISO 20000-1

Contoh Perusahaan yang bersertifikat ISO 20000
1.     PT IBM (International Business Machines)
TEMPO Interaktif, Jakarta - PT IBM mendapatkan sertifikat Internasional Standart Organization (ISO) 20000 dari lembaga konsultan Bureau Veritas. Sertifikasi ini diberikan setelah Bureau Veritas menilai sejumlah elemen standarisasi, yakni penghantaran layanan teknologi informasi yang meliputi layanan data center, layanan workplace, layanan enterprises dan layanan maintenance. Bureau Veritas menilai proses pengimplementasian, pemeliharaan, dan pengelolaan bagi klien IBM telah berjalan dengan baik.

Setelah proses audit selesai dilakukan dan lolos, Bureuau Veritas memberikan sertifikatnya sebagai perusahaan multinasional pertama di Indonesia dan teknologi pertama di wilayah ASEAN.

2.     PT PERTAMINA
Salah satu area focus transformasi yang tengah dijalankan Corporate Shared Service (CSS) adalah perubahan dari ‘Facility Provider’ menjadi ‘Service Provider’. Jelas disini bahwa CSS melakukan perubahan mendasar, yaitu memposisikan pengguna layanan yang dulu biasa disebut “user”, sekarang diperlakukan sebagai “customer”. Banyak persiapan telah dilakukan. Selain meningkatkan kehandalan yang bersifat infrastruktur, memperluas dan meningkatkan komunikasi serta relationship dengan para pengguna, improvement proses internal juga terus dilakukan dan dikendalikan dengan ketat. Jika CoBIT (Control Objective for Information and related Technology) sebagai panduan standar praktik manajemen teknologi informasi yang menjamin IT Governance telah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu, maka sejak 1 Juli 2010 kemarin, secara resmi CSS mengimplementasikan ISO 20000.

Ini merupakan hari bersejarah bagi CSS, Pertamina, bahkan lingkungan jasa layanan ICT di Indonesia.


Sumber :

Kamis, 07 April 2016

Six SIgma

Six Sigma adalah suatu metodologi yang dipergunakan untuk melakukan upaya perbaikan dan peningkatan proses yang berkesinambungan atau terus menerus (Continuous Improvement). SIX SIGMA berasal dari kata SIX yang berarti enam (6) dan SIGMA yang merupakan satuan dari Standard Deviasi yang juga dilambangkan dengan simbol σ, Six Sigma juga sering di simbolkan menjadi 6σ. Makin tinggi Sigma-nya, semakin baik pula kualitasnya. Dengan kata lain, semakin tinggi Sigma-nya semakin rendah pula tingkat kecacatan atau kegagalannya.


Strategi yang dilakukan oleh Six Sigma adalah :
  • Fokus terhadap Kepuasan dan Kebutuhan Pelanggan (Customer Focused) 
  • Menurunkan tingkat kecacatan (Reduce Defect) 
  •  Berkisar di sekitar Pusat Target (Center around Target) 
  • Menurunkan Variasi (Reduce Variation)

Tahap-tahap dalam six sigma :

1. Define
adalah tahap pertama dalam Six Sigma untuk mendefinisikan dan menyeleksi permasalahan yang akan diselesaikan beserta Biaya, manfaat dan dampak terhadap Pelanggan (customer)


2. Measure
adalah tahapan Pengukuran terhadap Permasalahan yang telah didefinisikan untuk diselesaikan. Dalam tahap ini terdapat Pengambilan data yang kemudian Mengukur Karakteristiknya serta kapabilitas dari proses pada saat ini untuk menentukan langkah apa yang harus diambil untuk melakukan perbaikan dan peningkatan selanjutnya.


3. Analysis
adalah tahapan untuk menemukan solusi untuk memecahkan masalah berdasarkan Root Cause (Akar Penyebab) yang telah di-identikasikan. Di dalam Tahapan ini, kita harus dapat menganalisis dan melakukan validasi terhadap Akar Permasalahan (Root Causes) atau Solusi melalui pernyataan-pernyataan Hypothesis.


4. Immprove
adalah melakukan tindakan perbaikan terhadap permasalahan tersebut dengan melakukan pengujian dan percobaan untuk dapat meng-optimasi-kan solusi tersebut sehingga benar-benar bermanfaat untuk menyelesaikan permasalahan yang kita alami.


5. Control
adalah untuk menetapkan Standarisasi serta mengontrol dan mempertahankan Proses yang telah diperbaiki dan ditingkatkan tersebut dalam jangka panjang dan mencegah potensi permasalahan yang akan terjadi di kemudian hari ataupun ketika ada pergantian proses, tenaga kerja maupun pergantian manajemen.


contoh nyata penggunaan six sigma :

PT. Herdex Sejahtera bergerak dalam industri furniture dengan merk label Herman Dexter, untuk menyediakan dan memenuhi kebutuhan furniture rumah tinggal dan perkantoran dengan perlengkapannya. Salah satu produksi yang dihasilkan perusahan ini yaitu melamine table top with metal/alumunium table legs yang masih menghasilkan produk cacat yang relatif banyak pada proses produksinya. Sistem pengendalian kualitas pada PT. Herdex Sejahtera yang dilakukan dalam proses produksinya, perusahaan telah menetapkan standar kualitas terutama pada ukuran bahan baku, hasil pemotongan pada proses cutting dan hasil laminating pada proses laminated. Sistem pengendalian kualitas perusahaan dilakukan dengan melaksanakan pemeriksaan pada tahap penerimaan bahan baku, tahap proses produksi dan tahap pemeriksaan barang jadi. Cacat produk yang dihasilkan oleh PT. Herdex Sejahtera terdiri dari pecah pada proses cutting, lepasnya bahan laminasi, kesalahan ukuran dan proses pengeboran/sambungan kaki meja. Cacat produk yang sering terjadi yaitu pecahnya bahan baku pada proses cutting. Faktor-faktor yang menyebabkan cacat produk yang dihasilkan oleh PT. Herdex Sejahtera yaitu faktor bahan baku, manusia, mesin, dan metode, di mana faktor mesin yang menjadi penyebab utama terjadinya cacat produk yang disebabkan karena kurangnya pelumasan dan tumpulnya mata pisau. Hasil penerapan konsep DMAIC (define, measure, analyze, improve, control), diketahui bahwa PT. Herdex Sejahtera sebelum penerapan metode six sigma berada pada tingkat 4,02 sigma. Pengendalian kualitas menggunakan metode six sigma pada PT. Herdex Sejahtera berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan independent sample test, diperoleh bahwa rata-rata cacat produk (DPMO) setelah diterapkan metode six sigma secara signifikan mengurangi rata-rata jumlah produk cacatnya. Hal ini menunjukkan pula bahwa penerapan metode six sigma telah merubah tingkat six sigma perusahaan menjadi sebesar 4,44 sigma.


sumber :
ilmu manajemen industri
http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/806

Selasa, 22 Maret 2016

5 Domain Proses Utama yang terdapat paada Information Technology Infrastucture Library (ITIL)


ITIL adalah suatu konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi. ITIL  memiliki 5 domain, yaitu service strategy, service design, service transition, service operation, dan continual service improvment. ITIL membantu  organisasi untuk  dapat meningkatkan kepuasasn pelanggan dengan cara memaksimalkan  proses layanan informasi dan menigkatkan kualitas layanan teknologi informasi.

1.      Service Strategy
Service strategy memberikan panduan impelmentasi ITSM pada bagaimana memandang konsep ITSM bukan hannya sebagai sebuah kemampuan organisasi dalam memberikan, mengelola serta mengoperasikan layanan IT), tetapi juga sebaagai aset sebuah perusahaan.
Contoh :
Business Relasionship Manager (BRM) membangun hubungan dengan pelanggan dan harapan outcome sang pelanggan.

2.      Service Design
Service design adalah tahapan dimana  Manajemen Layanan IT memastikan rencana-rencana layanan yang akan disediakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna, dan  mendetailkannya menjadi arsitektur-arsitektur sistem/layanan, proses-proses, laporan dan dokumentasi.
Contoh : mengatur hubungan  kerja, membuat katalog layanan

3.      Service Transition
Menyediakan panduan kepada organisasi TI untuk dapat mengembangkan serta kemampuan untuk mengubah hasil desain layanan TI baik yang baru maupun layanan TI yang diubah spesifikasinya ke dalam lingkungan operasional. Memberikan gambaran bagaimana sebuah kebutuhan yang disefinisikan dalam service strategy kemudian dibentuk dalam service design untuk selanjutnya secara efektif direalisasikan dalam service operation

4.      Service Operation
Service operation merupakan tahapan lifecycle yang mencakup semua kegiatan operasional harian pengelolaan layanan-layanan TI.. Panduan-panduan ini mencakup bagaiman menjaga kestabilan operasional layanan TI serta pengelolaan perubahan desain, skala, ruang lingkup serta target kinerja layanan TI.
Contoh : perusahaan memberikan
5.      Continual Service Improvment
 Continual Service Improvement (CSI) memberikan panduan penting dalam menyusun serta memelihara kualitas layanan dari proses desain, transisi dan pengoperasiannya. CSI mengkombinasikan berbagai prinsip dan metode dari manajemen kualitas, salah satunya adalah Plan-Do-Check-Act (PDCA) atau yang dikenal sebagi Deming Quality Cycle


Selasa, 01 Desember 2015

Organisasi yang Pernah diikuti


             Organisasi adalah sekelompok orang yang berkumpul di tempat yang sama dan mempunynai tujuan yang sama. Tak banyak memang, tapi saya pernah mengikuti beberapa organisasi, diantaranya adalah OSIS, ekskul tae kwon do dan PRMI. Kali ini saya bakal nyeritain pengalaman saat menjadi anggota OSIS.
           OSIS atau Organisasi Siswa Intra Sekolah adalah organisasi siswa yang berkedudukan paling tinggi di sekolah. OSIS bertugas sebagai penghubung antara siswa dan pihak sekolah. Beberapa fungsi osis antara lain merumuskan dan menjalankan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan sekolah, menyammpaikan aspirassi dari siswa kepada guru/kepala sekolah.
          Saya bertugas dibagian mading. Bertugas menyampaikan informassi dari sekolah ke para siswa dengan menempelkan pengumuman di mading. Selain informassi sekoolah, kami juga mennyampaikan informasi  yang berssifat umum, seperti informasi kesehatan, bimbingan belajar, dan juga perlombaan-perlombaan antar sekolah (olah raga dan olimpiade). Selain itu kami juga menampung dan memamerkan karya siswa di mading, baik berupa sastra, poster atau gambar yang telah kami pilah. Akan ada hadiah untuk setiap karya yang dipajang di mading.
          Memang kegiatan kami terlihat gampang, Cuma nempel-nempel di mading, tapi  kenyataannya tak segampang itu. Kami harus mencari informasi yang menarik, mengedit, dan juga memilah bahasanya agar lebih menaaarik dan mudah dipahami siswa. Tak jarang  kami menghabiskan waktu dirumah untuk mengeditinformasi yang akan ditempelkan di mading, dengan tidak mengesampingkan tugas sekolah.
        Terlepas  dari masalah mading, sebagai organisasi tentu saja kami banyak mengadakan kegiatan-kegiatan. Diantaranya adalah acara 17an, hari pahlawan, haari sumpah pemuda, hari kartini, claass meeting dll. Tetu saja kegiatan-kegiatan ini tidak bisa berjalan sendirinya, kami haarus merumuskan atau mengadakan rapat jauh-jauh  hari sebelum hari H. Nah, rapat inilah yang menjadi masalah cukup pelik bagi kami pengurus OSIS.
           Selain permasalahan yang mucul akibat menyatukan banyak “kepala”, masalah lainnya adalah waktu. Waktu yang akan digunakan untuk rapat. Awalnya kami mmenggunakan jam pelajaran untuk rapat OSIS, namun itu membuat kami kehilangan jam pelajaran, tak  jarang pengurus OSIS yang terpaksa  harus ikutan ulangan harian suslan karena jadwal ulangannya bertepatan dengan rapat OSIS. Hak kami sebagai siswa menjadi terpinggirkan. Karena hal itu, tak sedikit anggota yang mangkir rapat, akibatnya rapat menjadi tidak efektif kaareena bukan persetujaun semua anggota. Selain itu tak semua anggota mengetahuui hasil rapat.
        Untuk mengatasi hal itu, kami memindahkan jam rapat mmenjadi setelah semua kegiatan sekolah usai. Ternyata pemindahan jadwal rapat juga tidaklah efektif. Dikarenakan tetap saja ada anggota ynag mmangkir saat rapat dengan berbagai alasan. Mulai dari mengikuti kegiatan klub, membantu orang tua dan masih ada alasan lain yang malas saya uraikan. Namun, dibalik masalah mangkir rapat, anggota pengurus osis sangat bertanggung jawab saat diadakannya kegiatan/perlombaan yang dinaungi OSIS.  

          Manfaat yang saya dapatkan dari mengikuti organisasi sangatlah banyak, diantaranya adalah saya bisa berpikir cepat, belajar menghargai orang lain, mengetahuhi sakitnya tidak dihargai, mempunyai banyak teman, dan tentu saja belajar cara bekerja berkelompok/bekerja sama.

Jumat, 30 Oktober 2015

PT. BANK BNI

          Didirikan pada tanggal 5 Juli 1946, PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk atau BNI menjadi bank pertama milik negara yang lahir setelah kemerdekaan Indonesia. BNI sempat berfungsi sebagai bank sentral dan bank umum. Oeang Republik Indonesia atau ORI sebagai alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia pada tanggal 30 Oktober 1946 dicetak dan diedarkan oleh Bank Negara Indonesia.

     Pada tahun 1949 Pemerintah membatasi peran BNI sebagai bank sentral. BNI lalu ditetapkan sebagai bank pembangunan dan diberikan hak untuk bertindak sebagai bank devisa pada tahun 1950 dengan akses langsung untuk transaksi luar negeri. Kantor cabang BNI pertama di luar negeri dibuka di Singapura pada tahun 1955. BNI bertugas memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional.

    Identitas pertama sejak BNI berdiri berupa lingkaran warna merah dengan tulisan BNI 1946 berwarna emas melambangkan persatuan, keberanian, dan patriotisme yang memang merefleksikan semangat BNI sebagai bank perjuangan. Pada tahun 1988, identitas korporat berubah menjadi logo layar kapal & gelombang untuk merepresentasikan posisi BNI sebagai Bank Pemerintah Indonesia yang siap memasuki pasar keuangan dunia dengan memiliki kantor cabang di luar negeri. Gelombang mencerminkan gerak maju BNI yang dinamis sebagai bank komersial Negara yang berorientasi pada pasar. Setelah krisis keuangan melanda Asia tahun 1998 BNI melakukan program restrukturisasi termasuk diantaranya melakukan rebranding untuk membangun & memperkuat reputasi BNI.Identitas baru ini dengan menempatkan angka ‘46’ di depan kata ‘BNI’. Kata ‘BNI’ berwarna tosca yang mencerminkan kekuatan, keunikan, dan kekokohan. Sementara angka ‘46’ dalam kotak orange diletakkan secara diagonal untuk menggambarkan BNI baru yang modern.
Saat ini BNI hampir memiliki 1000 kantor cabang, 5 diantanya berada di luar negeri.


Produk BNI46

  1. Bank Terapung : Bank Terapung adalah untuk melayani masyarakat yang tinggal di kepulauan seperti di Kepulauan Riau atau daerah yang sulit dijangkau dengan transportasi darat seperti Kalimantan. 
  2. Bank Keliling : jasa layanan perbankan di mobil keliling sebagai upaya proaktif untuk mendorong masyarakat menabung. 
  3.  Bank Bocah :  untuk memberikan edukasi kepada anak-anak agar memiliki kebiasaan menabung sejak dini
  4. Bank Sarinah : bank yang melayani khusus nasabah wanita, dan seluruh petugas bank adalah perempuan

Produk Perbankan
1. Simpanan BNI Taplus
Yaitu tabungan dari BNI dengan  berbagai layanan plus yang bermanfaat. Semakin  besar menabung semakin besar bunga yang akan diterima. Dapat melakuakan penariikan dan penyetoran tunai secara online di seluruh cabang BNI. Mendapat fasilitas berupa BNI Card, BNI Phone Banking, BNI SMS Banking, dan BNI Token.
2.       BNI Taplus Bisnis
Bisa dimiliki perorangan mamupunn perusahaan dan dapt mempermudah kegiatan bisnis. Bebas administrassi bulanan, bunga lebihi tinggi, gratis asuransi jiwa, mendapatkan notifikasi transaksi melalui SMS dan ATS online.
3.       BNI Tappa dan BNI Tamma
BNI Tappa merupakakn produk tabungan plus bagi pegawai suatu instansi yang menjadi nassababh BNI. BNI Tamma merupakan tabungan plus bagi mahasiswa.
4.       BNI Haji
Tabungan haji yang terhubung langsung degan siskohat, Kementrian Agama RI, untuk mendapatkan kursi keberangkatan haji. Tidak mendapatkan bunga dan tidak pula dikenakan pajak, sesuai dengan syariah Islam.
5.       BNI Tapenas, Tabungan Anak an Taabunganku
BNI Tapenas merupakan tabungan pendidikan nasional yang memudahkan perencanaan biaya pendidikan. Tabungan anak untuk anak-anak yang mau belaljar menabung. Tabunganku pelayanan tanpa dikenakan pajak.
6.       BNI Giro
BNI Giro merupakan sarana transaksi yang lebih mudah dari tabungan. Penarikan dapat menggunakan cek, tersedia dalam beberapa pilihan uang, penyetoran dapat dilakuakan melalui rupia atau valuta asing.
7.       BNI Dollar
Merupakan jenis tabungan yang berbentuk mata uang dollar.
8.       BNI Deposito
Simpanan dalam bentuk deposito tidak mudah diambil kapan pun, melainkan harus memenuhi batas waktu yang telah ditentukan. Dapat digunakan sebagai jaminan kredit, bunga yang ditawarkan juga lebih tinggi.
9.       BNI Griya dan BNI Griya Multiguna
Memberikan fasilitas pembiayaan bagi pembelian rumah, apartemen, rusun, kantor, tanah dll. Mulai dari 15 juta sampai dengan 5 milliar rupiah.
10.   BNI Fleksi
Memberikan kredit tanpa agunan antara 5 juta hingga 50 juta rupiah.
11.   BNI Oto
Pembiayaan pembeian kendaraan bermotor, berkisaar antara 5 juta hingga 5 milliar rupiah dengan bunga yamg cukup fleksibel, waktu cicilan hingga 5 tahun.
12.   BNI Cerdas
Nasabah dapaat memperoleh pinjaman dana pendidikan sejak TK hingga pasca sarjana. Hanya diperuntukkan bagi pegawai dengan kisaran kredit 5 juta hingga 200 juta.
13.   BNI Instan
Fasilitas kredit yang diperuntukkan bagi nassabah yang telah  memiliki deposito, tabungan dari BNI.
14.   Kartu Kredit
Tersedia dalam bentuk reguler, master, style titanium, platinum dan affinity.
Jasa yang dilakukan Bnk BNI:
·         Pengiriman uang (dalam dan luar negeri)
·         Safe Deposit Box
·         BNI Voucher Multiguna
·         Inkaso
·         BNI Surat Keterangan Bank
·         Traveller’s cheque
·         Uang kertas asing
Untuk menunjang program pemerintah dalam penggunaan e-money, BNI mengeluarkan produk yang bernama BNI Tap Chase, ynag dapt digunakan untuk transportasi krl, busway dan keperluan belanja di Lawson.

STRUKTUR ORGANISASI




Telepon : 500046
Ponsel   : (021) 500046/68888
Fax.       : (021) 572 8774
E-mail   : bnicall@bni.co.id
Website : www,bni.co.id
Walk-in : Walk-in Center BNI, Wisma 46 lt dasar
                Jl. Jendral Sudirman Lav. 1, Jakarta 10220
Pos        : PO. BOX 8888/JKTM Jakarta 12700




sumber :
http://www.bni.co.id/
http://www.anneahira.com/bni.htm

Cahaya & Bayangan

Kita...
Layaknya cahaya dan bayangan...
Jika cahaya lemah, bayangan kan meredup...
Jika cahaya terang kuat, bayangan juga akan semakin pekat...
Tanpa cahaya, takkqn pernah ada yang namanya bayangan...
Begitlah aku dan kau...
Saat kau bahagia, aku kuay...
Saat kau sedih, aku lemah...
Jika kau tiada....
Aku bukan siapa7siapa...

Kamis, 29 Oktober 2015

Menjadi Taik


Kawan....
Kita itu layaknya makanan...
Mulut dan lambung adalah ujian (cobaan)...
Jika sukses, kita kan jadi energi bagi kehidupan...
Jika gagal, kau akan menjadi TAIK!!!
Menjadi taik membuatmu frustasi, putus asa...
Kau akan jadi seonggok taik tak berguna...
Tapi, kau harus tahu satu hal, kawan...
Menjadi taik tak seburuk itu...
Kau busa menjadi pupuk bagi kehidupan lain...
Kau masih bisa jadi energi bagi kehidupan lain...

Jika suatu saat kau menjadi taik...
Jangan pernah berputus asa...
Karna masih banyak hal bergantung pada seonggok taik...