Senin, 20 April 2015

MANUSIA DAN CINTA KASIH

MANUSIA DAN CINTA KASIH

I.        Pengertian Cinta Kasih
Menurut kamus bahasa Indonesia karya W.J.S. poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kasih artinya perrassaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Kata kasih mempeerkuat rassa cinta. Cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai menaruh belas kasihan.

Erich Fromm menyebutkan dalam bukunya seni mencinta, cinta itu terutama memberi, bukan menerima. Cinta selalu menyatakan unsur-unsur mendasar teertentu, yaitu pengasuhan, tanggung jawab, perhatian dan pengenalan.

·       Pengasuhan : Seorang Ibu dengan cinta kasihnya mengasuh anaknya sepenuh hati

·       Tanggung jawab  : suatu tindakan yang dilakukan sama sekali suka rela

·      Perhatian : memperhatikan bahwa pribadi lain itu hendaknya berkembang dan membuka diri sebagaimana adanya

·      Pengenalan : keinginan untuk mengetahui rahasia manusia

Dr. W. Sarlito berpendapat bahwa cinta memiliki tiga unsur, yaitu keterikatan, keintiman dan kemesraan. Keterikatan adalah adanya perasaan hanya bersama dia. Segala prioortass untu dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia. Keintiman yaitu aadanya kebiasaan-kebiassaan dann tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidakk ada jarak lagi. Kemesraan adalah adanya rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang, dan seterusnya.

Dalam bukunya Manajemen Cinta, Dr. Abdullah Nasih Ulwan mengatakan bahwasanya cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, kelembutan dan kasih sayang. Cinta adalah fitrah manusia yang murni, yang tak dapat terpisahkan dengan kehidupan. Jika seseorang inngin memilikinya dengan dengan cara terhormat dan mulia, suci dan penuh taqwa, tenntu ia aka mempergunakan cinta itu untuk mencapai keinginannya yang suci lagi mulia itu.


II.     CINTA MENURUT AJARAN AGAMA




Ada yang berpendapat bahwa etika cinta dapat dipahami dengan mudah tanpa dikaitkan dengan agama, tetapi dalam kenyataan hidup manusia masih mendambakan tegaknya cinta dalam kehidupan ini. Disatu pihak lain dalam praktek kehidupan cinta sebagai dasar kehidupan jauh dari kenyataan. Atas dasar ini, agama memberikan ajaran cinta kepada manusia. Dalam kehidupan manusia cinta menempakan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri. Kadang-kadang mencintai orang lain atau juga istri dan anaknya, hartanya. Atau Allah dan Rasulnya berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci al-Qur’an.

  • CINTA DIRI
Cinta diri erat kaitanya dengan dorongan menjaga diri. Manusia senang untuk tetap hidup, mengembangkan potensi dirinya, dan mengaktualisasikan diri. Diantara gejala yang menunjukan kecintaan manusia terhadap harta, yang dapat merealisasikan semua keinginanya dan memudahkan baginya segala sarana untuk mencapai kesenangan dan kemewahan hidup (QS,al-“Adiyat,100:8), Namun hedaknya cinta manusia pada dirinya tidak lah terlalu berlebih-lebihan dan melewati batas. Sepatutnya cinta pada diri sendiri ini diimbangi dengan cinta pada orang lain dan cinta berbuat kebajikan kepada mereka.

  •  CINTA KEPADA SESAMA MANUSIA
Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainya,tidak boleh ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Pun hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang pada orang-orang lain. Al-Qura’an juga menyeru kepada orang-orang yang beriman agar saling mencintai seperti cinta mereka pada diri mereka sendiri. Dalam serun itu sesungguhnya terkandung pengarahan kepada para mukmin agar tidak berlebih-lebihan dalam mencintai diri sendiri

  • CINTA SEKSUAL
Cinta erat kaitanya dengan dorongan seksual. Sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang,keserasian, dan kerja sama anatar suami dan istri. Ia merupakan faktor primer bagi kelangsungan hidup keluarga.

  •  CINTA KEBAPAKAN
Mengingat bahwa antara ayah dengan anak-anaknya tidak terjalin oleh ikatan-ikatan fisiologis seperti yang menghubungkan si ibu dengan anak-anaknya.

  •  CINTA KEPADA ALLAH
Puncak cinta manusia yang paling bening, jernih dan spritual ialah cintanya kepada Allah dan kerinduanya kepada-Nya. Tidak hanya dalam shalat,pujian, dan doanya saja,cinta yang iklas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta itu menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkanya dalam kehidupanya dan menundukan semua bentuk kecintaan lainya. Sebab dalam pandangannya semua wujud yang ada sekelilingnya mempunyai manifestasi dari tuhanya yang membangkitkan kerinduan-kerinduan spritualnya dan harapan kalbunya.

  •  CINTA KEPADA ROSUL
Cinta kepada rosul yang diutus Allah sebagai rahmah bagi seluruh alam semesta,menduduki peringkat ke dua setelah cinta kepada Allah. Ini karena rosul merupakan ideal sempurna bagi manusia baik dalam tingkah laku,moral,maupun berbagi sifat luhur lainya.



Cinta Menurut Agama Kristen (Protestan & Katholik)



1. Cinta adalah pencipta
2. keindahan terhebat (Tim 2:9-10)
2. Cinta adalah suatu wujud keinginan;dalam niat dan tindakan (1 Yoh 3:18)
3. Cinta harus menjadi dasar dari segala sesuatu (1 Kor 13:3)



Cinta menurut Agama Hindu 



Cinta adalah perasaan pada kesenangan, kesetiaan, kepuasan terhadap suatu obyek. Sedangkan kasih adalah perasaan cinta yang tulus lascarya terhadap suatu obyek. Obyek dari cinta kasih itu adalah semua ciptaan Sanghyang Widhi Wasa,Tuhan Yang Maha Esa.
Ciptaan Tuhan dapat digolongkan dalam tingkatan sesuai eksistensinya atau kemampuannya yaitu:
a. Eka pramana ialah makhluk hidup yang hanya memiliki satu aspek kemampuan berupa bayu/tenaga/ hidup, seperti tumbuh-tumbuhan.
b. Dwi pramana ialah makhluk hidup yang memiliki dua aspek kemampuan berupa bayu dan sabda/bicara, seperti hewan/binatang.
c. Tri pramana ialah makhluk hidup yang memiliki tiga aspek kemampuan berupa bayu, sabda dan ide/pikiran, seperti manusia.


Cinta menurut Agama Budha



Dalam Nikaya Pali, yaitu Dhammapada ada satu bab yang diberi judul Piya Vagga yang berarti kecintaan. Begitu pula dalam Majjhima Nikaya terdapat sutta yang berjudul Piyajatika Sutta yaitu khotbah tentang orang-orang tercinta.
Dalam Bahasa Pali juga ditemukan beberapa istilah cinta, seperti: piya, pema, rati, kama, tanha (jawa trenso), ruci, dan sneha yang memiliki arti: rasa sayang, kesenangan, cinta kasih sayang, kesukaan, nafsu indera (birahi), kemelekatan, dsb, yang terjalin antara dua insan berbeda jenis atau cinta dalam lingkup keluarga.



III. Kasih Sayang

Kasih sayang adalah perasaan cinta untuk saling menghormati, mengasihi, menyayangi semua makhluk ciptaan Tuhan.

Kasih sayang adalah faktor penting dalam suatu kehidupan. Karena jika kita memiliki cinta namun tidak berdasar pada kasih sayang, maka seseorang tersebut tidak mengerti apa itu cinta yang sesungguhnya, cinta terhadap makhluk ciptaan Tuhan. Maka perasaan cinta harus didasari oleh kasih sayang atau belas kasih. 
Tidak seperti cinta yang mudah hilang dan berganti dengan yang lainnya. Rasa sayang akan abadi, bahkan walaupun dalam beberapa kejadian merasa kesal dan bosan terhadap orang tertentu. Rasa sayang yang mendominaasi tidak akan akan terhapus. 


Kasih sayang yang tulus selalu punya sifat yang ikhlas dan lebuh banyak memberi dari pada menerima. Kepentingan diri sendiri sering di nomor duakan demi memberi kebahagiaan kepada orang yang dikasihi atau disayangi.


Setiap insan ingin dirinya disayangi dan menyayangi insan lain. Dengan merasakan kasih sayang tersebut, seorang insan bisa merasakan kebahagiaan yang hakiki. Apabila rasa sayang itu mulai luntur dan sifat dendam makin membesar, akan menjanjikan kehancuran. 


Kasih sayang mengajarkan banyak hal kepada manusia. Kasih sayang memberikan kepekaan kepada setiap insan untuk  senantiasa berbagi kasih terhadap sesama. Kasih sayang mampu mengubah banyak individu berubah kearah yang lebih baik.




IV. KEMESRAAN

Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan pada dasarnya merupakan kasih yang telah mendalam. Kemesraan adalah hubungan akrab antara pria dan wanita atau suami dan istri. Kemesraan merupakan bagian hidup manusia. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan dari kasih sayang yang mendalam.

Seorang filsuf asal Rusia, Salvojef dalam bukunya makna kasiih mengatakan "jika seorang pemuda jatuh cinta pada seorng gadis secara serius, ia terlempar keluar dari cinta diri,. Ia mulai hidup untuk orang lain". 

Bila seseorang mengobral cinta, maka orang itu merusak nillai cinta, yang berarti merusak martabat dirinya sendiri. Cinta yang berlanjut memberikan pengertian mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Dengan kemesraan orang dapat mnenciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya. 

Kemesraan cinta tidak hanya terpatri di dalalm lbuk hati masing-maasing, tetapi juga memancar dari sinar mata keduanya yang bening dan belaian-belaian mesra jari-jemari mereka yang bergetar. 




V. PEMUJAN

Pemujaan adalah perwujudan cinta manusia terhadap Tuhan. Kecintaan manusia terhadap Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupaan manusia. Hal ini dikarenakan pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupaan yang sebenarnya. Penyebab hal tersebut terjadi karena Tuhan pecipta alam semesta. Seperti dalam surat Al-furqan ayat 59-60 yang menyatakan: “dia yang menciptakan langit dan bumi beserta apa-apanya diantara keduanya dalam 6 rangkaian masa, kemudian dia bertahta diatas singgah sananya. Dia maha pengasih, maka tanyakanlah kepadaNya tentang soal-soal apa yang perlu diketahui.” Selanjutnya ayat 60, “bila dikatakan kepada mereka, sujudlah kepada Tuhan yang Maha Pengasih.”



Kalau manusia cinta kepada Tuhan karena Tuhan sungguh maha Pengasih dan Maha Penyayang. Kecintaan manusia itu dimanivestasikan dalam bentuk pemujaan atau sembahyang. Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama,kepercayaan,kondisi dan situasi. Sembahyang dirumah, dimasjid, digereja,dipura,dicandi, bahkan ditempat yang dianggap keramat merupakan perwujudan dari pemujaan kepada Tuhan. Oleh karena itu, pemujaan ini sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya. Hal itu berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya,mohon perlindungan,mohon dilimpahkan kebijaksanaan,dsb.



Pemujaan dapat menimbulkan daya kreatifitas pecintanya dengan cara mencipta. Banyak kita temui Arca-arca yang menggambarkan dewa-dewa yang dipuja dalam kesenian pahat.



Seni tari pun ada pula yang bersifat mengagungkan nama Tuhan atau yang dianggap “Tuhan”. Misalnya Tari Sanghyang Dedari dan Tari Sangyang Jaran di Bali adalah Tarian yang bersifat Keagamaan. Tarian ini hanya ditarikan pada upacara agama, tidak boleh ditonton oleh para turis, penontonnya pun terbatas serta ditarikan pada dini hari tidak sembarang waktu



Dalam seni musik, banyak didendangkan lagu yang bersifat mengagungkan nama Tuhan. Lagu-lagu keagungan Tuhan bukan hanya terdapat dalam agama Kristen atau Katholik saja,Agama Islam,agama Hindu dan Agama Buddha pun mengenal lagu-lagu keagungan Tuhan. Bahkan lagu modern pun ada lagu yang mengagungkan nama Tuhan.



IV. CINTA KASIH EROTIS

Dalam cinta kasih persaudaraan merupakan cinta kasih antar orang yang sama dan sebanding. Sedangkan cinta kasih ibu merupakan cinta kasih terhadapa orang lemah yang tanpa daya. Walaupun terdapat perbedaan besar antara keduanya tetapi mempunyai kesamaan bahwa pada hakekatnya cinta kasih tidak terbatas hanya seorang saja. Berlawanan dengan 2jenis cinta kasih diatas adalah cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya.



Cinta kasih erotis seringkali dicampur baurkan dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuh cinta. Mulai dari pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba atau sementara saja. Cinta kasih erotis adalah rasa cinta yang dipenuhi oleh nafsu dan rasa ingin lebih memiliki lebih dan lebih sering diwujudkan melalui hubungan seksual. 

 Keinginan seksual dapat distimulasi, dirangsang oleh letakutaan karena sepi, oleh keinginan untuk menaklukkan atau  untuk ditaklukkan, oleh keangkuhan, oleh keinginan untuk menyakiti, bahkan oleh keinginan memusnahkan. Mereka yang mengalami cinta kasih erotis, sering kali mengatas namakan cinta untuk berhubungan seksual, padahal yang sebenarnya terjadi adalah mereka hanya menginginka secara fisis.


sumber : ebook Gunadarma

Rabu, 01 April 2015

UNRAVEL


Pagi, siang, sore, malam vroh. Kali ini gue mau berbagi lirik lagu salah satu anime terpopuler Jepang saaat ini yang berjudul Tokyo Ghoul. Awal gue denger lagu ini, kerasa banget goresan orang yang sudah putus asa, stress, yang sepertinya seluruh beban di dunia menumpuk di pundaknya. Seolah-olah ingin pergi menghilang dari dunia yang fana ini.

Animenya sendiri bercerita tentang adanya mahkluk pemengsa manusia yang disebut "Ghoul". Hal ini membuat para manusia sangat takut pada Ghoul. Ghoul-ghoul tersebut bertopeng dan identitasnya tidak ada yang tahu. Lalu pada suatu malam. Seorang mahasiswa universitas sebagai tokoh utama bernama Kaneki Ken, beremu seorang gadis yang juga gemar membaca seperti dirinya bernama Rize di sebuah café yang sering ia kunjungi dan ia tidak menyadari bahwa takdirnya berubah dalam satu malam… Tanpa diduga gadisnya itu adalah seorang ‘Ghoul’ dan nyawa Ken nyaris diincar oleh ‘Ghoul’ tersebut. Apa jadinya kalau organ tubuhnya Ken harus diubah demi menyelamatkan nyawa Ken?

Lagu yang berjudul "Unravel" ini dinyanyikan oleh "TK from Ling Tosite Sigure". Berikut lirik dan terjemahannya :

Oshiete oshiete yo sono shikumi wo
Boku no naka ni dare ka iru no ?
Kowareta kowareta yo kono sekai de
Kimi ga warau nani mo miezu ni

Kowareta boku nante sa iki wo tomete freeze
Kowaseru kowasenai kurueru
kuruenai
Anata wa mitsukete

Yureta yuganda sekai ni tatta boku wa
Sukitootte mienakunatte
Mitsukenai de boku no koto wa
Mitsumenaide

Dare ka ga kaita sekai no naka de
Anata wo kizutsuketaku wa nai yo
Oboete te boku no koto wa



Indonesia :
Katakan padaku, katakan padaku, cara kerjanya.
Siapa yang ada di dalam diriku ?
Di dalam sini Hancur, terus hancur, dunia ini.
Kau hanya tertawa, tanpa melihat hal itu.

Aku hanya sangat terluka, Aku menahan nafasku dan terdiam.
Terpecahkan, tak terpecahkan, Tergoyahkan, tak tergoyahkan
Ketika Aku menemukanmu.

Di dunia yang Gila ini, Aku berharap
Menjadi transparan dan menghilang.
Janganlah mencari diriku.
Jangan temukan Aku.

Aku tidak ingin menyakitimu di dunia
Dari imajinasi seseorang yang lain.
Namun Ingatlah siapa diriku.


Selain dengerin lagunya, sekalian baca manga dan tonton animenya...




Minggu, 22 Maret 2015

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Manusia dan kebudayaan

1.     PENGERTIAN MANUSIA
Menurut bahasa, manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Sedangkan secara istilah, manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu. Manusia merupakan makhluk yang paling sempurna didunia. Hal ini dikarenakan hanya manusia yang memiliki akal dan pikiran. Oleh sebab itu, manusia tidak bisa hidup sendiri. Manusia juga merupakan makhluk sosial yang senantiasa berinteraksi. Interaksi tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok.
Definisi manusia menurut para ahli :
Ø  NICOLAUS D. & A. SUDIARJA
 Manusia merupakan bhinneka yang tunggal. Hal ini karena Bhinneka adalah jiwa dan raga. Akan tetapi tetap tunggal karena jiwa dan raga mereka adalah satu pasang.
Ø  UPANISADS
 Manusia adalah gabungan dari beberapa roh ataupun seluruh roh, jiwa, pikiran, dan fisik. 
Ø  ERBE SENTANU
Manusia adalah mahluk yang diciptakan dengan sebaik-baiknya oleh Tuhan Yang Maha Esa. Bahkan bisa dibilang bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk lain yang ada didunia. 


2.    HAKEKAT MANUSIA
v  Manusia makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna
 Manusia terdiri dari jiwa dan raga yang dilengkapi dengan akal pikiran serta hawa nafsu. Tuhan menanamkan akal dan pikiran kepada manusia agar dapat digunakan untuk kebaikan mereka masing – masing dan untuk orang di sekitar mereka. Manusia diberikan hawa nafsu agar mampu tetap hidup di bumi ini. Salah satu hakekat manusia lainnya ialah manusia sebagai makhluk sosial, hidup berdampingan satu sama lain, berinteraksi dan saling berbagi.

v  Manusia sebagai makhluk social
Manusia adalah makhluk sosial, artinya manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Setiap manusia memerlukan orang lain untuk hidup bersama dengan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Misalnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok.

v  Manusia sebagai makhluk individu
artinya mereka berusaha untuk selalu menghasilkan sesuatu untuk dijadikan kepentingan, kebutuhan, dan potensi pribadi yang dimilikinya.


3.    KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR
Manusia mendiami wilayah yang berbeda dan berada di lingkungan yang berbeda pula. Hal ini membuat kebiasaan, adat istiadat, kebudayaan dan kepribadian setiap manusia suatu wilayah berbeda dengan yang lainnya. Namun secara garis besar terdapat tiga pembagian wilayah, yaitu : Barat, Timur Tengah, dan Timur.

Kita di Indonesia termasuk ke dalam bangsa Timur, yang dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Bangsa Timur dikenal dunia sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat. Orang–orang dari wilayah lain sangat suka dengan kepribadian bangsa Timur yang tidak individualistis dan saling tolong menolong satu sama lain. Meskipun begitu, kebanyakan bangsa Timur masih tertinggal oleh bangsa Barat dan Timur Tengah.

Dalam ilmu psikologi yang notabanenya berasal dari Barat, banyak mengembangkan konsep-konsep dan teori mengenai aneka warna isi jiwa, serta metode dan alat untuk menganalisis dan mengukur secara detail tentang variasi jiwa individu. Tetapi, tidak terlepas dari itu semua, konsep-konsep tersebut masih kurang mengembangkan suatu konsep yang berkaitan dengan jiwa individu dan lingkungan sosial budaya.

Oleh karena itu, Francis L.K Hsu seorang sarjana Amerika keturunan Cina, mengembangkan suatu konsepsi tentang jiwa manusia sebagai makhluk sosial budaya, yang ia sebut sebagai Bagan Psiko-Sosiogram Manusia atau delapan daerah seperti lingkaran konsentris sekitar diri pribadi.

Keterangan:
Nomor 7 dan 6 disebut sebagai daerah tak sadar dan sub sadar. Tak sadar karena memang sudah tertanam jauh di dalam diri manusia dan tak mampu disadari bahkan oleh manusia itu sendiri. Sub sadar karena sewaktu–waktu unsur–unsur yang sudah tertanam bisa meledak keluar lagi dan mengganggu kebiasaan sehari–hari.

Nomor 5 disebut kesadaran yang tidak dinyatakan. Maksudnya pikiran – pikiran dan gagasan yang ada disimpan sendiri oleh manusia tersebut dan tidak ada seorang lain pun yang dapat mengetahuinya. Nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan. kebalikan dari nomor 5, ini berarti manusia mengungkapkan kepada orang lain apa yang ada di pikirannya seperti perasaan, pengetahuan dan sebagainya

Nomor 3 disebut lingkaran hubungan karib. Di sini manusia memiliki seseorang atau sesuatu yang dianggap bisa menjadi curahan hati dan tempat untuk meminta bantuan. Tidak selalu manusia yang lain juga melainkan benda, atau makhluk hidup lain pun bisa berada pada lingkaran ini. Nomor 2 disebut lingkaran hubungan berguna. Bisa dianalogikan hubungan antara murid dengan guru, pedagang dan pembeli.

Nomor 1 disebut lingkaran hubungan jauh yang berarti pikiran dan gagasan manusia tentang berbagai macam hal. Nomor 0 disebut lingkungan dunia luar yang berarti tentang pendapat dan pikiran seseorang tentang dunia atau daerah yang belum pernah dikunjungi atau dijumpai.


4.    PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Kata kebudayaan berasal dari kata budh dalam bahasa Sansekerta yang berarti akal, kemudian menjadi kata budhi (tunggal) atau budhaya (majemuk), sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan berasal dari kata budi dan daya. Budi adalah akal yang merupakan unsure rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya berarti perbuatan atau ikhtiar sebagai unsure jasmani sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil dari akal dan ikhtiar manusia.
Kebudayaan dalam artian luas, adalah keseluruhan system gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Dalam artian sempit adalah kultur yang mengandung pengertian keseluruhan system gagasan dan tindakan.

5.    UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
Dalam katyanya yang berjudul Universal Categories of Culture, C. Kluckhohn mengemukakan tujuh unsure kebudayaan :
a.    System Religi
Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.

b.    System Organisasi Kemasyarakatan
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.

c.    System Pengetahuan
Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.

d.    System Teknologi dan Peralatan
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.

e.    System Mata Pencaharian dan Sistem Ekonomi
Terlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih.

f.    Bahasa
Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.

g.    Kesenian
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.


6.    WUJUD KEBUDAYAAN
Ø  Kompleks gagasan, konsep dan pikiran manusia
Kebudayaan yang muncul dan hidup karena adanya gagasan – gagasan baru, konsep yang matang serta buah dari pikiran yang kreatif. Wujudnya dapat ditemukan dalam sebuah buku – buku, arsip dan sebagainya.

Ø  Kompleks aktivitas
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.

Ø  Wujud sebagai benda
Aktivitas manusia sehari – hari umumnya dilakukan dengan menggunakan benda sebagai sarana dan prasarana. Dari situ lahir kebudayaan dalam bentuk fisik yang konkret, bisa bergerak maupun tidak.


7.    KAITAN MANUSIA DENGAN KEBUDAYAAN
Hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah, manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia. Manusia menciptakan kebudayaan, setelah kebudayaan itu tercipta, maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya.
Contoh hubungan manusia dengan kebudayaan adalah peraturan. Peraturan awalnya dibuat oleh manusia, setelah peraturann itu jadi, manusia yang membuatnya harus patuh kepada peraturan yang telah diciptakannya tersebut. Manusia dan kebudayaan mempunyai hubungan keterkaitan yang sangat erat.





Minggu, 15 Maret 2015

Gagal Bersembunyi

Sejauh apapun ku langkahkan kaki...
Berlari menjauhi mu...
Menghindarimu...
Seperti apapun aku menyibukkan diri...
Bergelumun dengan pekerjaan-pekerjaan...
Agar aku tak punya waktu tuk pikirkanmu...
Namun...
Wajahmu slalu terbayang...
Senyummu terlanjur terukir...
Aku slalu rindukanmu...
Aku...
...gagal bersembunyi...

Jumat, 30 Januari 2015

Pengagum Rahasia

Kau mungkin tak pernah melihatku...
Tapi aku slalu menatapmu dari kejauhan...
Tersenyum...
Tersipu...
Memalingkan wajah...
Saat matamu tak sengaja menatap ke arahku...
Kita mungkin tak pernah bicara...
Tapi aku bisa mendengarmu...
Menghirup aromamu...
Merasakan kehadiranmu...
Melalui angin yang bertiup...
Kau memang tak mengenalku...
Tapi aku mengetahui sedikit banyak hal tentangmu...
Tiap malam kutitipkan rindu...
Tapi tak pernah terbalaskan...
Bukan...
Bukan tak terbalaskan...
Tapi tak pernah tersampaikan...
Ku coba hadir dalam mimpimu...
Dan aku berhasil...
Bahkan dalam mimpi pun...
Kau tetap tak mengenaliku...
Aku hanya jadi pengagum rahasiamu...
Yah, aku hanya salah satu dari sekian pengagum rahasiamu...
Yang berharap, suatu saat akan tersampaikan...

Senin, 26 Januari 2015

Lucas Silva diantata Gelandang-gelandang Real Madrid

Madrid - Datang ke klub sebesar Real Madrid, Lucas Silva tentu sudah paham persaingan menuju tim inti sangatlah ketat. Namun Lucas tak takut bersaing denga para gelandang top Los Blancos, termasuk idolanya, Toni Kroos.
Lucas jadi pembelian teranyar Madrid di bursa transfer musim dingin ini. Usai memberikan uang 14 juta euro kepada Cruzeiro, Madrid berhak memiliki Lucas hingga kontraknya habis pada Juni 2020.
Madrid pun memenangi persaingan dengan beberapa klub Eropa lainnya untuk mendapatkan gelandang muda 21 tahun, yang namanya tengah naik daun di Brasil sana dan digadang-gadang bakal jadi pemain top di masa depan.
Berposisi asli sebagai gelandang bertahan, Lucas jadi katalisator permainan Cruzeiro dan berhasil membawa klub itu menjuarai Liga Brasil dalam dua musim terakhir.
Salah satu bukti bahwa Lucas adalah pemain muda berbakat ketika otoritas liga lokal sana memberinya penghargaan gelandang bertahan terbaik 2014.
Seperti dicatat Whoscored, musim lalu Lucas punya waktu bermain tinggi yakni 2.007 menit dengan sumbangan 1 gol dan satu assist. Statistik itu memang kurang oke, namun lihat saja kinerja pemuda bernama lengkap Lucas Silva Borges itu sebagai gelandang bertahan.
Rata-rata 2,2 tekel, 1,2 intersep, dan 1,4 foul dilakukannya dalam satu pertandingan. Selain itu dalam hal passing, rata-rata dia melepaskan 50,3 passing per laga dengan akurasi 87,9 persen dan 4,6 longball per laga.
Dengan permainan menyerang yang diterapkan Carlo Ancelotti, jelas sosok Lucas sebagai penyeimbang sangat vital. Apalagi relatif gelandang-gelandang tengah seperti Luka Modric, Toni Kroos, dan Sami Khedira lebih bernaluri menyerang. Pesaingnya boleh dibilang hanya ada Assier Illarramendi di posisi gelandang bertahan.
Meski demikian bukan berarti Lucas bakal dengan mudah mendapatkan tempat inti, mengingat posisi dua gelandang pivot sudah pasti jadi milik Kroos dan Modric jika gelandang Kroasia itu sudah pulih dari cedera.
Namun, Lucas tak mempermasalahkannya karena dia siap membuktikan bahwa dirinya pantas menyandang status pemain inti Los Merengues.
"Menjadi kehormatan bagi saya bermain bersama banyak pemain hebat di Real Madrid, khususnya di lapangan tengah bersama Toni Kroos, saya sangat bangga bermain dengannya," ujar Silva di Soccerway.
"Level permainannya begitu tinggi, tapi tuuan saya adalah mencoba lebih mendapat peran dan mengikuti jejaknya yang mana itu bisa didapat dengan bermain bersamanya," lanjutnya.
"Saya sudah sempat melakukan persiapan selama sepekan bersama Cruzeiro. Saya melakukan banyak latihan fisik dan juga dengan bola agar saya merasa siap sepenuhnya."
"Secara fisik, saya merasa sudah lebih dari 80 persen fit, saya akan berlatih sore ini karena saya ingin secepat mungkin bersama rekan-rekan setim saya, jadi saya bisa cepat beradaptasi dan siap bermain," tuntas Lucas yang tampil 84 kali dan sumbang tiga gol sejak debutnya bersama Cruzeiro di 2012.

Kamis, 22 Januari 2015

Ciri-ciri Masyarakat Desa



Pada postingan sebelumnya, saya telah menuliskan pengertian dan hubungan masyarakat desa dan kota. Kali ini saya akan menuliskan ciri-ciri masyarakat desa

Ciri-ciri masyarakat desa adalah sebagai berikut :


  •  Anggota komunitas kecil
  • Hubungan antar individu bersifat kekeluargaan
  •  Sistem kepemimpinannya bersifat informal
  •  Ketergantungan terhadap nalam tinggi
  • Nilai-nilai religius masih baik, tinggi
  • Rasa solidaritas dan gotong royongnya tinggi
  • Kontrol sosial antar individu kuat
  • Hubungan antar pemimpin dan warganya bersifat informal
  • Pembagian kerja tidak tegas dan belum ada spesialisai pekerjaan
  • Patuh terhadap nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di desanya (tradisi)
  • Tingkat mobilitas sosialnya rendah



Sumber :
Buku Sosiologi Jilid 2 penerbit Erlangga